Showing posts with label Wisata Alam. Show all posts
Showing posts with label Wisata Alam. Show all posts

Monday, 22 December 2014

Promo Paket Menginap Di Kampung Sampireun

Garut, November 2014

Akhir tahun ternyata cuti masih banyak, jadinya dipake buat piknik deh. Setelah melakukan perundingan meja bundar dengan suami, akhirnya diputuskan untuk ke Garut saja tepatnya Kampung Sampireun. Mengapa Garut? Karena masih bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi sekitar 4 jam via tol Cipularang-Padaleunyi. Kenapa Kampung Sampireun? Karena berdasarkan informasi, resort ini yang paling bagus di Garut.

Dari Jakarta, masuk pintu tol Bintara, lanjut ke arah Bandung via Cipularang-Padaleunyi, lalu keluar pintu tol Cileunyi. Dari pintu tol Cileunyi, ada putaran balik ke kanan lalu ke kiri menyusuri Jalan Rancaekek-Nagreg. Ikuti saja sampe masuk Garut. Ingat, ada persimpangan yang ke arah Tasikmalaya. Tetap pantau GPS ya.

Kampung Sampireun Resort & Spa beralamat di Jl. Raya Samarang Kamojang, Kp. Sukakarya Desa Ciparay, Kec. Samarang, Garut. Ketika masuk Garut, akan ada petunjuk jalan arah Kebun Mawar, searah dengan Kampung Sampireun

Oiya, untuk makan siang, saya rekomendasikan mampir ke Rumah Makan Asep Stroberi. Jam 12 saya sampai di sana, makan setengah jam, lanjut perjalanan setengah jam. Sampai di Kampung Sampireun pas deh tinggal check-in.

Sebenernya rate kamar/villa di Kampung Sampireun cukup mahal. Bisa dilihat langsung di website Kampung Sampireun.Tapi untungnya ada paket bulan madu dengan Rp3.500.000 untuk dua malam. Haha... padahal ga lagi bulan madu. Dapetnya apa aja?
  • Two Nights Accommodation
  • Traditional Welcome drink
  • 2 times Breakfast at Seruling Bambu Restaurant
  • One Time Lunch at Seruling Bambu Restaurant
  • One Time “Floating Candle Light Dinner” at Bamboo Raft (depends on weather)
  • Complimentary Traditional sweets “Dodol Garut”
  • 2 times Afternoon Tea “Gorengan Sore”
  • 2 times Floating Surabi (Before Breakfast)
  • Sekoteng (After Dinner)
  • In room Coffee & Tea maker facilities, Daily local Newspaper, in room Honeymoon flower 1 Souvenir, TV in room
  • Photo Couple
  • 1 traditional boat for each cottage arrangement
  • Treatment Spa
Sampai di Kampung Sampireun disambut dengan bandrek hangat. Terlihat kolam dengan sampan melambai di ujung lobby. Check-in sebentar di resepsionis langsung di antar ke kamar. Untuk paket Honeymoon Kampung Sampireun dapat villa di tepi danau dengan satu bedroom. Villa nuansa tradisional dengan dinding bambu dan atap jerami. Tapi jangan salah, dalamnya cukup nyaman kok. Terasnya menghadap langsung ke danau jadi bisa langsung naik sampan dari villa.Wihii... Oiya...dapet dua bungkus makanan ikan jadi bisa bermain sampan sambil ngasih makan ikan.


Kamar mandinya ada sedikit bagian atap yang terbuka tapi tenang aja, aman kok. Desain dari bebatuan menambah suasana alami.

Untuk dinner, bisa juga lho milih di danau. Tuuh... tapi tergantung cuaca juga ya. Kalo gerimis, mending dianterin ke kamar deh. Dianternya dari pintu yang dari arah danau.

Mau makan di mana aja boleh. Di kamar, di danau, atau langsung ke restorannya. Restorannya dikelilingi taman kayak gini.


Ada fasilitas kolam renang, meskipun tidak terlalu besar sih. Pas kesana lagi sepi jadi bisa bebas jebyar jebyur. Tempat spa nya persis di sebelah kolam renang.


Untuk makanan sih standar saja. Mau makan di luar bisa ke rumah makan di sekitar. Tapi bisa juga pesan di restoran.
Secara keseluruhan, saya sih cukup senang menginap di Kampung Sampireun. Mau kesana lagi? Boleh!


Saturday, 25 October 2014

Wisata Air Terjun Curug Nangka dan Curug Daun Bogor

Bogor, Desember 2013

Bogor tidak hanya punya kebun raya... air terjun atau biasa disebut curug juga ada lho. Saya aja baru tahu heuheu. Curug Nangka merupakan salah satu wisata air terjun di bawah pengawasan RPH Gunung Bunder, Bogor.


Ketinggian Curug Nangka sekitar 10 meter. Curug Nangka lokasinya lebih dekat dengan pintu masuk dan jika dilanjutkan maka akan ditemui Curug Daun. Di sekitar pintu masuk banyak warung warung bambu sederhana yang menjual makanan ringan, mie rebus, kopi, dan minuman lainnya. Tidak ada restoran atau warung makan besar di area sini. Selain itu tidak ada tempat sampah sepanjang jalur menuju Curug Nangka ya namanya juga lewat sungai, amat disayangkan masih ada yang membuang botol bekas minuman di sungai atau curug. Bisa dong ya dipegang dulu hih.


Jalan yang bisa dilalui kendaraan hanya sampai parkiran. Selanjutnya harus berjalan kaki melalui hutan dan sungai. Sungainya masih bening, air nya dingin, dengan batu batu besar. Pemandangan hutan dan bukit hijau, udaranya pun masih suwejuk lho.


Alamat Lengkap Curug Nangka terletak di Desa Warung Loa, Kecamatan Tamansari, Bogor, Propinsi Jawa Barat - Indonesia. Berada pada titik Koordinat GPS: 6° 40' 4.12" S 106° 43' 37.09" E. Tiket masuk 10.000 entah kalau sekarang ya, mungkin sudah berubah

Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari Bogor menuju jalan raya Ciapus kemudian cari patokan arah The Highland Park Resort, hotel ini biasa digunakan untuk outbound dan gathering dan yang pasti ada di Google Maps. Nanti akan ada papan penunjuk arah Curug Nangka.

Karena ke sana saya menggunakan kendaraan pribadi, jadi untuk kendaraan umum saya kurang tahu. Kalau dari kata orang Bogor nya sih, jika menggunakan angkutan umum anda bisa menggunakan angkot 03 jurusan Bogor - Ciapus yang berangkat dari terminal Ramayana Bogor. Kemudain berhenti di pertigaan sebelum pintu gerbang. Dilanjutkan dengan belok kiri kearah Curug Nangka, sedangkan ke sebalah kanan ialah menuju arah Curug Luhur. Selanjutnya dari pertigaan di atas (pemberhentian akhir angkot) perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki menuju pintu gerbang yang jaraknya kurang lebih 700 meter.

Bogor masih banyak yang bisa dijelajahi lho...

Friday, 24 October 2014

Mampir ke Pantai Lhok Nga Aceh

8 Oktober 2014

Rupanya, Hari Raya Idul Adha dan seminggu setelahnya bukan saat yang tepat untuk mengunjungi Aceh. Mengapa? Karena masih libur dan merayakan Idul Adha. Jadi toko, rumah makan, tempat wisata... masih banyak yang tutup.

Saya menginap di Hermes Hotel. Saya kurang familiar dengan nama nama hotel di sana, mungkin karena memang kepemilikan lokal. Makanan di hotel ternyata kurang variatif (sarapan : nasi, omelette, buah, sosis)  ya jangan dibandingkan dengan hotel jaringan nasional dan internasional ya, ini mungkin untuk melindungi kepemilikan lokal hihi... :P

Saya tidak sempat berkunjung ke tempat wisata di Aceh. Tujuan utama sebenarnya ingin mengunjungi Pantai Lampuuk, namun apalah daya, karena Idul Adha, jalan akses ke pantai ditutup. Entahlah...begitu adanya haha

Akhirnya mengalihkan tujuan ke Pantai Lhok Nga. Pantai ini terletak di tepi barat Banda Aceh, di pinggir jalan utama menuju Meulaboh. Jalan sudah bagus, jadi perjalanan pun lancar. Namanya juga mampir, jadi saya tidak menjelajah sepanjang pantai.


Banyak gubuk gubuk untuk sekedar duduk duduk sambil menikmati jagung bakar sekalian menunggu matahari terbenam. Etapi kata Pak Sopir, jam 6 pantai ditutup untuk menghindari maksiat, jadi apa sempat melihat sunset ? :D


Saya hanya di area di mana batuan karang untuk menahan ombak. Ombaknya cukup besar dan langsung menghantam tepian, jadi tidak begitu cocok untuk berenang. Seperti biasa, futu futu sambil melihat deburan ombak. Di tempat saya mengambil video dan gambar, pantainya cukup bersih. Setidaknya tidak ada sampah plastik atau botol. Jaga kebersihan ya, jangan tinggalkan apapun kecuali jejak dan postingan...

Piqnique ke Pantai Padang Padang Bali

Mengingat status sebagai buruh ketik di dekat pusat perdagangan di kawasan Pasar Senen Jakarta Pusat, sesungguhnya jatah cuti merupakan anugerah terindah yang pernah dimiliki seorang karyawan. Pandai pandai setor kerjaan agar mendapat ijin cuti dalam tempo sesingkat singkatnya.

Bali, November 2012

Ini ketiga kalinya saya mengunjungi Pulau Bali. Ya, yang pertama adalah jaman SMA dalam rangka darmawisata menggunakan bis yang berujung badan remuk redam seolah diinjak gaban. Karena sudah kerja, bus Pahala Kencana pun naik kasta menjadi Garuda Indonesia.

Setelah membaca rekomendasi Pantai Padang Padang merupakan salah satu yang layak dikunjungi, akhirnya saya (dan suami cwiwiit...) memutuskan menuju ke sana. Saya lebih memilih menyewa motor daripada mobil mengingat Bali pun semakin padat. Hanya dengan Rp65.000 bisa menyewa motor seharian.

Kecanggihan GPS pun menuntun kami menemukan lokasi Pantai Padang Padang. Pasti amal jariyah pembuat GPS ini sudah luber luber saking bermanfaat bagi umat manusia. Jadi kalau ditanya di mana lokasinya? Siapkan pulsa internet, hp, powerbank, buka Google Maps. Jika menginap di area pusat kota seperti Kuta atau Bali Utara, maka melajulah ke arah Uluwatu, Bali Selatan. Saya agak lupa waktu tempuhnya, mungkin sekitar 1 jam. Hati hati di area menanjak sekitar Garuda Wisnu Kencana, karena banyak truk truk besar. Juga...jangan khawatir jika nyasar di hutan seperti saya...ikuti saja kata hati, namun alangkah baiknya, ikuti GPS atau tanya orang :p Lokasi di Gmaps.


Bagaimana rupa Pantai Padang Padang?


Foto ini saya jepret dari atas jembatan, di mana sungai menganak menuju pantai. Lihat ombak putih nya? Ya...dari bibir pantai sampai area ombak itu, air sangat tenang dan jernih. Jadi berenang atau hanya kecipak kecipuk ... aman.



Pantai ini tidak sepadat Kuta (atau mungkin belum saja). Terletak di pinggir karang, area tidak terbuka seperti Pantai Kuta jadi panasnya tidak terlalu ngenthang-ngenthang.

Banyak bebatuan karang yang bisa menjadi andalan para selfier. Rekomen lah buat foto-foto.


Ya... itu saya, makanya disapa sama Beach Boys Bali... mau pengajian Bu Hajah... ? *empanin ke Ikan Hiu*

Jika haus, di sini juga ada yang jualan minuman. Standar lah, nggak yang dipatok harga setinggi nirwana.

Kegiatan apa yang bisa dilakukan di sini? Berselancar tentu saja, tapi kebanyakan mas dan mbak bule lah ya, kalo orang Indonesia mah paling foto foto kecipak kecipuk gitu aja. Berenang aman di sini, radius ada sekitar 300 meter dari ombak besar. Atau jika ingin mengubah pigmen kulit, berjemur boleh saja.

Foto ini tanpa editan ya, jadi bisa buat kira kira lah ya aslinya seperti itu. Karena saya pernah terhipnotis oleh gambar yang WOW, begitu didatangi kecewa berat... Nantikan kisah selanjutnya.
 

PiquNiqu Template by Ipietoon Cute Blog Design